1. Makam Syech Sialahan (Kegiatan : Wisata Ziarah)
Lokasi: Kelurahan KTK Kec. Lubuk Sikarah

Situs makam syech Sialahan adalah makam seorang tokoh penyebar agama Islam yang bernama asli Husein Bin Muhammad. Beliau merupakan seorang ulama Islam yang mengajar agama Islam pertama kali di daerah Sialahan kab. Tanah Datar.

Makam ini terletak bersebelahan dengan Surau Latiah yang juga merupakan salah satu obyek wisata sejarah di Kota Solok.

2. Surau Latiah
Lokasi: Kelurahan KTK Kec. Lubuk Sikarah

Surau latiah merupakan surau tertua di Kota Solok dan dibangun sekitar tahun 1902 dengan arsitektur bangunan berbentuk rumah adat Minangkabau (rumah Gadang) dan model atap bergonjong.

Surau latiah ini dibangun dengan tujuan sebagai tempat menuntut ilmu agama Islam sekaligus sebagai pusat penyebaran Agama Islam yang dilakukan oleh Syech Sialahan untuk daerah Solok dan sekitarnya.

3. Lasuang Jawi Orok
Lokasi: Kelurahan Aro IV Korong Kec. Lubuk Sikarah

Menurut cerita yang beredar di masyarakat sekitar lokasi obyek wisata ini, didapat keterangan bahwa jawi orok (anak sapi) adalah seekor sapi yang lepas dari daerah Pangian Padang Panjang yang tersesat ke Nagari Solok. Sapi ini dipelihara oleh keluarga keponakan Datuk Bandaro Hitam yang berdomisili di Kelurahan Aro IV Korong. Menurut keluarga yang memeliharanya, sapi ini mempunyai keistimewaan tersendiri dibandingkan sapi lainnya. Diantaranya sapi tersebut dapat membajak sawah tanpa harus dikendalikan. Setelah sapi ini mati, menjelma menjadi lasuang jawi orok.

4. Lasuang Inyiak Gulambai
Lokasi: kelurahan Aro IV Korong Kec. Lubuk Sikarah

Menurut kepercayaan masyarakat disekitar obyek, lasuang ini berfungsi sebagai tempat mengolah ramuan untuk sesajian meminta hujan, atau bila terjadi kebakaran di daerah sekitarnya maka ramuannya dioleh di dalam lasuang ini untuk mencegah agar api tidak menyebar kemana-mana.

Keajaiban lain dari lasuang Inyiak Gulambai ini adalah apabila akan terjadi musibah yang menimpa keluarga pemiliknya, maka lasuang ini akan memberikan isyarat berupa bunyi yang menggelegar.

5. Lasuang Batu Baiduang
Lokasi: Kelurahan KTK Kec. Lubuk Sikarah

Keistimewaan dari batu lesung ini adalah bentuknya yang menonjol menyerupai hidung manusia. Menurut masyarakat sekitar obyek, bagian yang menonjol menyerupai hidung ini dapat membuka sewaktu-waktu apabila terjadi musibah menimpa pemilik lesung ini.

6. Batu Laweh Tempat Sujud Syech Supayang
Lokasi: Kelurahan Tanjung Paku Kec. Tanjung Harapan
Kegiatan wisata yang dilakukan adalah adalah wisata pemujaan.

7. Batu Syech Kukut
Lokasi: Kelurahan Sinapa Piliang Kec. Lubuk Sikarah.
Batu ini terletak di bagian atas (kubah) Mesjid Raya Sikarah

8. Gedung SMP I (bekas HIS)
Lokasi: Kelurahan Kampung Jawa Kec. Tanjung Harapan
Bangunan gedung SMP I ini merupakan peninggalan zaman Kolonial Belanda yang dulunya digunakan sebagai sarana pendidikan HIS yaitu sekolah dasar zaman Belanda.

9. Stasiun Kereta Api Solok
Lokasi: Kelurahan Kampung Jawa Kec. Tanjung Harapan.

Stasiun kereta api Solok digunakan pada zaman Belanda sebagai tempat menyimpan rempah-rempah. Kemudian bangunan ini dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Solok sebagai kantor perusahaan umum kereta api (Perumka) Solok

10. Rumah Gadang Gajah Maharam
Lokasi: Kelurahan KTK, Kec. Lubuk Sikarah.

Menurut pemiliknya rumah adat ini disebut rumah tradisional gajah maaram karena bentuknya yang menyerupai gajah mengeram. Rumah ini merupakan bekas rumah Angku Lareh yang pada masa itu digunakan sebagai tempat untuk belajar pidato, sejenis pantun berjawab yang rutin dipakai pada saat pesta pernikahan, tradisi pengangkatan penghulu (datu) dan acara-acara adat lainnya.

Arsitektural bangunan ini kaya dengan berbagai macam ukiran dan hiasan. Hiasan flora yang terdapat pada banbguna ini melambangkan kekompakan dalam sebuah keluarga besar. Sedangkan pada tiap tiang bangunan diukir dengan hiasan kelopak bunga matahari yang mempunyai makna sebagai pelindung bagi masyarakat sekitarnya.

11. Arena Pacuan Kuda Ampang Kualo
Lokasi: Kelurahan Kampung Jawa Kec. Tanjung Harapan

12. Medan Nan Bapaneh
Lokasi: Kec. Lubuk Sikarah
Medan nan bapaneh merupakan sebuah lapangan terbuka yang cukup luas yang digunakan untuk bermusyawarah bagi pemuka adat.

13. Kawasan Kota Solok Lama
Kawasan Kota Solok Lama ini merupakan pusat kota pada zaman penjajahan Belanda yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan saat itu. Kawasan ini mempunyai arti sejarah yang cukup penting karena kawasan ini merupakan cikal bakal perkembangan Kota Solok selanjutnya. Daerah ini terletak di tengah Kota Solok yang membujur dari arah stasiun kereta api sampai Kantor Demang (sekarang Kantor DPRD Kota Solok)

Sumber Wisata Solok

;;